Cobabaca hadits-hadits berikut yang dibawakan oleh Imam Bukhari dalam kitab Al Adabul Mufrod dengan beberapa tambahan bahasan lainnya. 1. Memuji Orang Lain di Hadapannya Sama dengan Menyembelihnya. 2. Boleh Memuji Jika Aman dari Fitnah (Sisi Negatif) 3. Menyiramkan (pasir) ke Wajah Orang-orang yang Doyan Memuji. Eugenio Maurengio/Getty ImagesSebagian besar orang memberi pujian dengan tulus. Mereka memuji demi menyenangkan perasaan atau menghargai pencapaian seseorang. Mereka kadang juga melakukannya untuk mempererat hubungan dengan orang tersebut. Sayangnya, kebanyakan orang sulit menerima pujian yang diarahkan kepada mereka. Kalau kamu seperti ini, kamu cenderung malu dan malah menjawab tidak Center for Advanced Research on Language Acquisition di University of Minnesota, orang Amerika menghabiskan dua-pertiga dari waktunya menolak pujian yang mereka dapat. Kita biasanya malah menjelek-jelekkan diri sendiri saat disanjung. Misalnya, ada orang yang bilang “Jaket kamu bagus.” Kita mungkin akana mengalihkan pujian “Ini minjem jaket kakak.” b mempertanyakan pujiannya “Beneran bagus?” c atau malah menjawab ini “Jaket ini jelek tahu! Jadi kelihatan lebih gemuk.”Komedian Amy Schumer mencontohkan kebiasaan macam itu dalam video stand up komedinya. Dalam video ini, ada sekelompok perempuan yang mengelak saat disanjung. Namun, kebiasaan ini tidak hanya terjadi di kalangan perempuan saja. Menurut peneliti, pujian membuat laki-laki dan perempuan bingung harus bagaimana menanggapinya. Kalau menerimanya, orang akan mengira kamu belagu. Tapi kalau menolaknya, kamu hanya bersopan santun. “Kebiasaan tersebut seperti sudah terencana,” kata Anne Zell, ahli psikologi sosial dari Augustana menjelaskan sejak kecil kebanyakan manusia diajarkan agar bersopan santun dan rendah hati. Kita juga tidak boleh bersikap angkuh atau tinggi hati. Itu sebabnya kita cenderung mengelak saat ada orang yang memberi pujian. Kita melakukan ini agar orang tidak mengira kita sombong atau lebih baik dari mereka.“Pujian sangat berkaitan dengan penilaian,” tutur Allison Shaw, peneliti komunikasi dari University at Buffalo. “Saya menyadari sesuatu, menilainya dan memberitahumu apa yang saya pikirkan.” Kebanyakan dari kita merasa canggung saat mendapat perhatian seperti berarti ada orang yang memerhatikan perbuatan, pakaian, atau sifat-sifatmu. Berbeda dari pekerjaan atau berkencan yang memang membutuhkan evaluasi, mendapat pujian yang tak terduga—rekan kerja bilang bajumu bagus, catcall dari orang asing di jalanan, atau sahabat yang memuji kelebihanmu—rasanya seperti ada yang mengganggu, kata juga membuat kita merasa orang menaruh harapan tinggi. Kamu akan menolaknya kalau khawatir tidak bisa memenuhi harapannya. Ada penelitian yang menemukan bahwa pujian dari pasangan sering membuat seseorang khawatir akan mengecewakan mereka nantinya. Mengelak bisa membantu mereka mengurangi kecemasan itu.“Orang yang canggung saat disanjung biasanya rendah diri,” kata Guy Winch, psikolog dan penulis Emotional First Aid Healing Rejection, Guilt, Failure and Other Everyday Hurts. Menurutnya, orang suka memastikan pandangannya terhadap dirinya sendiri. Sejumlah psikolog membuktikan proses mental ini dalam penelitian soal mahasiswa yang memilih teman sekamarnya yang diterbitkan pada 2010. Mereka menemukan bahwa murid yang menilai dirinya dengan rendah pada kuesioner kepribadian menunjukkan bahwa mereka akan lebih mempertahankan teman sekamarnya yang juga memandangnya rendah, ketimbang yang menilainya secara kata lain, kamu sulit menerima pujian dari orang lain kalau kamu memandang rendah dirimu sendiri. Kamu akan mengelak atau tidak memercayai pujian tersebut. Kamu mengira mereka tidak tulus saat Winch, menerima pujian sangat bagus untuk meningkatkan kepercayaan dirimu. Kamu bisa memulainya dengan bilang “terima kasih” atau melanjutkan percakapan sampai kamu terbiasa. “Lama-kelamaan perasaan canggungnya akan hilang saat kamu sudah terbiasa,” Winch punya solusi menarik jika kalian menerima pujian. Kamu harus berhenti mempertanyakan apakah kamu pantas disanjung seperti itu atau tidak. Bos lamamu mungkin pernah merendahkanmu, tapi kalau bos barumu bilang hasil kerjamu bagus, maka kamu harus yakin kalau kamu berhak mendapatkan pujian itu. Bisa menerima pujian dengan tulus bagus untuk dirimu sendiri dan orang yang memberi pujian. Menurut Winch, kamu mengakui perasaan mereka terhadapmu. Pujian membuatmu menyadari kalau kamu jauh lebih baik dari yang kamu kira selama ini pertama kali tayang di VICE US Faktorlingkungan terdiri dari : bimbingan, bantuan dari keluarga (orang tua), sedangkan faktor dari instrumental pendidikan terdiri dari : kurikulum, program, sarana, fasilitas, serta guru. Dalam hal ini orang tua memegang peran yang penting dalam proses pendidikan anak. Pendidikan dalam keluarga merupakan basis pendidikan yang pertama dan utama. Saya sangat tidak setuju jika seseorang yang berprestasi untuk mendapatkan pujian orang lain. Karena perbuatan tersebut termasuk dalam salah satu ciri orang yang riya. Karena melakukan sesuatu hal baik bukan karena ikhlas tapi karena mengharapkan pujian dan pandangan baik dari orang Perilaku riya merupakan salah satu perilaku tercela. Karena perilaku riya menunjukkan kesombongan dan tidak ikhlas dalam mengerjakan sesuatu. Riya termasuk dalam perbuatan yang dosa jika dilakukan sehingga harus dijauhi dan dihindari. Bahkan beberapa ulama berpendapat bahwa perilaku riya termasuk dalam salah perilaku syirik sughra atau syirik kecil. Syirk adalah perilaku seseorang yang menyekutukan Allah dengan selain Allah. Pelajari lebih lanjutMateri tentang cara menghindari perilaku hasad dalam kehidupan sehari-hari, di link tentang dampak bagi keluarga jika salah satu anggota keluarga tersebut hamil di luar nikah, di link tentang dalil naqli yang menjelaskan tentang perilaku berburuk sangka, di link tentang akibat yang akan dirasakan oleh orang yang melakukan perbutaan namimah, di link tentang hal yang terjadi kekerasan diperbolehkan di dunia ini, di link jawabanKelas VIIIMata pelajaran AgamaBab Akhlak Tercela Akhlakul Mazmumah Kode soal Setiaporang senang dihargai dan tidak suka dihukum dalam bentuk apa pun juga. Memuji orang lain berarti memberikan penghargaan atas prestasi kerja orang lain. Hal ini akan memberikan semangat kepada seseorang untuk lebih meningkatkan prestasi kerjanya. Tetapi pujian yang diucap itu tidak asal ucap, harus pada tempat dan kondisi yang tepat.

Setiap manusia terlahir dengan kelebihan masing-masing, dan hal tersebut ada kalanya patut mendapat apresiasi. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pujian. Untuk memberi pujian kepada orang lain, hal pertama yang dibutuhkan adalah ketulusan. Setiap orang pasti senang dipuji, namun mereka juga pasti kecewa apabila pujian yang kita sampaikan jauh bertolak belakang dari kenyataan dan kita tidak benar-benar tulus mengucapkannya. Jika kita ingin memberi pujian pada seseorang untuk membuatnya senang atau untuk menghiburnya, maka carilah hingga ke celah terkecil untuk menemukan kebaikan darinya. Tidak perlu memaksakan pujian yang berlebihan. Kali ini, kita akan membahas tentang ungkapan-ungkapan yang bisa digunakan untuk memberi pujian kepada orang lain dalam bahasa Inggris, beserta ungkapan yang diucapkan saat menerima pujian. Simak. Giving Compliment Memberi Pujian Untuk mengutarakan pujian, pada dasarnya kita bisa menggunakan rumus-rumus di bawah ini. 1. Your + Noun Phrase + is/looks/sounds/tastes + really + Adjective Your dress is really beautiful! Gaunmu indah sekali! Your mom looks so young and fit Ibumu terlihat amat muda dan bugar Your voice sounds amazing Suaramu terdengar hebat Your cooking tastes very delicious Masakanmu terasa sangat lezat 2. I + really + like/love + Noun Phrase I really like your poem Aku sangat suka puisimu I like your new haircut. You look cool. Aku suka rambut barumu. Kamu kelihatan keren I love this cake! You baked it yourself? Aku suka kue ini! Apa kamu membuatnya sendiri? 3. This/That + is + really + Adjective + Noun Phrase This is the best song I’ve listened to this year Ini adalah lagu terbaik yang kudengar tahun ini That’s an awesome painting Itu adalah lukisan yang mengagumkan This is really a great talent Ini benar-benar sebuah bakat yang hebat That is really a breathtaking landscape Itu adalah pemandangan yang sungguh mempesona 4. What a/an + Adjective + Noun Phrase What a lovely house! Rumah yang bagus sekali! What a cute kitten! Anak kucing yang lucu sekali! What an amazing painting Lukisan yang hebat sekali! Kita juga bisa menyampaikan pujian dengan kalimat-kalimat berikut ini. Your voice sounds like an angel Suaramu seperti malaikat You have a pair of beautiful eyes Kamu punya mata yang indah You dance extremely well Kamu menari dengan sangat baik You’re so good at Mathematics Kamu amat pintar Matematika This color looks so good on you Warna ini cocok untukmu How great! Hebat sekali! How cute your son is! Anak laki-lakimu lucu sekali! What a pretty girl you are! Kamu gadis yang amat cantik! That was lit, that was crazy Yang tadi itu keren sekali That was unbelievable Yang tadi itu menakjubkan That’s such a masterpiece Itu adalah karya yang hebat You’ve done great Kamu sudah melakukan hal yang baik, kamu menyelesaikannya dengan baik Very well, great job! Bagus sekali etc Selain itu, dalam memberikan pujian, kita juga bisa menggunakan beberapa idiom. Di bawah ini adalah contoh idiom yang bisa dipakai. You are a smart cookie You are the bomb! You take my breath away You are the cream of the crop You are light years ahead You are out of this world You rock You slay You killed it! That’s my man! Sebagai idiom, kalimat-kalimat tersebut tidak dimaknai secara harfiah. Akan tetapi, kesemuanya memiliki arti serupa dengan “you’re awesome” atau “you’re an amazing person” kamu hebat. Receiving Compliment Menerima Pujian Ketika mendapat pujian, sudah sepatutnya kita memberi jawaban yang baik sebagai bentuk apresiasi atau penghormatan. Normalnya, kita pasti akan merasa senang saat dipuji kan? Maka dari itu, kita bisa membalas pujian dari orang dengan ucapan terima kasih atau kalimat-kalimat di bawah ini. Thanks/Thank you Terima kasih Thank you for saying that Terima kasih sudah mengatakannya I appreciate that Aku menghargainya That means a lot Itu amat berarti That’s really nice/kind of you Kamu baik sekali It’s all because of… Itu semua karena… You too Kamu juga demikian I’m glad you enjoyed/liked it Aku senang kamu menyukainya I’m glad you think so Aku senang kamu berpikiran seperti itu I worked hard on it Aku bekerja keras untuk mewujudkan itu Etc Untuk merespon pujian dari orang lain, hindari ucapan yang kontra dengan pendapat mereka seperi “Not really” Tidak juga, “It’s nothing” Bukan apa-apa, “No, I’m not” Aku tidak seperti it dan sejenisnya, meski dengan maksud merendah sebab hal tersebut agak kurang sopan. Apabila kita merasa agak sulit menerima pujian yang dikemukakan orang lain, kita bisa memberikan respon seperti “Really?”, “Do you think so?”, “Is that so?”, “Wow, you mean that?” dan sebagainya, yang memiliki arti kurang lebih “Benarkah begitu?”. Selain itu, kita bisa juga membalas pujian dari orang lain dengan memberikan pujian kepadanya. Mudah kan? Selamat belajar!

untukmelakukan sesuatu yang sulit sebaik dan secepat mungkin. Setiap orang mempunyai motif bawaan yang selalu diperjuangkan untuk dipenuhi yang bergerak dari motif yang paling sederhana yaitu kebutuhan fisiologis sampai aktualisasi diri. Motivasi berprestasi terkandung dalam kebutuhan berinteraksi dan kebutuhan untuk berkembang. Motivasi Unduh PDF Unduh PDF Bagaimana cara Anda merespons pesan singkat yang membuat Anda tersipu atau gembira? Atau dalam konteks dunia kerja, bagaimana cara menunjukkan rasa terima kasih dan kerendahan hati saat mendapat pujian dari atasan Anda? Terlepas apakah Anda ingin tampak profesional, genit, lucu, atau tak tahu apa yang harus dikatakan, kami dapat membantu Anda. Jangan sekadar “menyukai” pesan singkat tersebut dan tingkatkan kemampuan Anda membalas pujian lewat pesan singkat melalui beberapa respons di bawah ini. 1 Sertakan kata “terima kasih” dalam respons yang singkat dan manis. Respons bernada tulus adalah yang terbaik ketika Anda tidak mengenal baik orang yang memberi pujian. Selain itu, ucapan “terima kasih” sederhana sangat ampuh untuk menyatakan rasa syukur dan ketulusan.[1] Tambahkanlah emotikon, seperti 😊, 🥰, atau emotikon apa pun yang terasa pas. Gunakan respons ini untuk segala jenis pujian, entah yang berkaitan dengan sifat, kualitas diri, atau pencapaian Anda “Wah, terima kasih! Orang-orang di sekitarku pasti heran mengapa aku tersenyum begitu lebar sambil menatap ponsel.” “Terima kasih! Aku senang karena kamu berpikir demikian.” “Terima kasih, ucapanmu sangat bermakna untukku.” “Oh, terima kasih. Ucapanmu manis sekali.” “Pujianmu sangat menyanjungku! Terima kasih!” Iklan 1 Berikan pujian balasan kepada orang tersebut! Menerima pujian terkadang sulit karena Anda merasa menjadi pusat perhatian. Namun, menerima pujian seperti sebuah hadiah sebenarnya sangat penting untuk menjaga kepercayaan diri.[2] Namun, apabila pujian membuat Anda sedikit tak nyaman, alihkan percakapan kembali ke si pengirim pujian dengan memberinya pujian balasan. Cukup gunakan rumus sederhana untuk menyatakan rasa terima kasih, lalu tambahkan sesuatu yang Anda sukai dari orang tersebut.[3] “Terima kasih! Aku pun sangat menyukai lagu yang kamu mainkan kemarin.” “Terima kasih. Aku juga menyukai matamu ” “Wow, terima kasih atas pujiannya. Aku pun sangat terkesan dengan kemampuanmu bermain sepak bola.” 1 Berikan kredit kepada orang lain. Pilihlah strategi ini untuk saat-saat ketika seseorang memuji kemampuan, bakat, atau pencapaian Anda. Memberi kredit kepada orang lain – terutama kepada orang yang berbalas pesan dengan Anda – menunjukkan bahwa Anda sangat rendah hati dan jujur. Mengapa tidak menyebarkan pujian ke semua orang di sekitar Anda?[4] “Terima kasih! Aku belajar dari yang terbaik.” “Aku sangat mengapresiasinya. Aku harus berterima kasih kepada teman-temanku!” “Terima kasih! Tetapi Jodie dan April adalah yang paling berjasa dalam hal itu.” Iklan 1 Dalam konteks bisnis, biarkan si pemberi pujian tahu bahwa Anda mengapresiasi pujiannya. Anda tidak perlu merespons dengan sesuatu yang rumit. Cukup sampaikan pesan Anda dengan singkat dan ingatlah untuk mengakui pencapaian orang lain yang pantas mendapat kredit.[5] Cobalah beberapa kalimat di bawah ini ketika seseorang di tempat kerja memuji performa kerja atau keterampilan Anda “Terima kasih karena sudah memberitahuku!” “Aku sangat mengapresiasi pujianmu!” “Tim kami telah bekerja keras untuk mewujudkannya. Terima kasih!” 1 Kirimkan pesan bernada menggoda lengkap dengan emotikon untuk merespons pujian genit. Pendekatan ini bermanfaat saat seseorang memuji penampilan atau mengatakan sesuatu yang membuat Anda tersipu. Berikan respons genit yang lebih intens dengan menambahkan emotikon lucu di akhir pesan seperti 😊 atau 😘.[6] Jika ia mengatakan sesuatu seperti “Kamu tampak menawan dengan baju itu” atau “Kamu sangat cantik malam ini,” balaslah dengan mengatakan “Aku memakainya untukmu! 😘” “Kamu benar-benar pandai merangkai kata 😍🥺” “Terima kasih, kamu juga terlihat keren 😏” “Aku tidak tahu apa yang kamu katakan. Coba ulangi? 😉😂” "Dari skala 1 sampai 10, berapa nilai yang kamu berikan? 😏" Goda orang tersebut berdasarkan ketertarikan atau sesuatu yang berkaitan dengan latar belakangnya “Kamu baik sekali! Aku tidak menyangka pria Batak bisa seramah ini 🤣” Iklan 1 Berikan respons berupa lelucon sarkastik atau GIF/meme. Gunakan pendekatan ini apabila Anda tidak ingin percakapan berubah serius. Anda bisa memakai metode ini untuk gebetan, teman, dan orang lain yang bisa diajak bercanda. Untuk memberi respons lucu pada pujian yang Anda terima, gunakan kalimat-kalimat berikut ini “Sama-sama!” “Aku akan mengambil tangkapan layar dan membingkainya.” “Tolong katakan lebih keras agar semuanya dengar.” Jika seseorang memuji sebuah benda atau aksesori Anda, cobalah bilang “Untung kamu menyukainya. Itu adalah satu-satunya benda favoritku” atau katakanlah “Akhirnya ada seseorang yang mengapresiasinya. Butuh banyak usaha untuk tampil imut.” Jika seseorang mengatakan bahwa Anda tampan, cantik, lucu, dll., katakanlah “Ibuku juga bilang itu” atau katakanlah “Tapi aku tidak selucu/sekeren ini”, lalu cantumkan GIF hewan lucu. Kirim sebuah GIF acara TV populer atau karakter film yang sedang tersipu dan menaikkan bahu. 1 Bagikan detail ekstra yang berkaitan dengan pujian atau tanyakanlah sesuatu. Terkadang, mengucapkan “terima kasih” dapat membuat percakapan mati kutu. Buat percakapan Anda tetap mengalir dengan mengatakan “terima kasih”, lalu membagikan sedikit hal mengenai apa yang baru saja dipuji oleh lawan bicara. Tambahkan sebuah pertanyaan terbuka, untuk membuat lawan bicara Anda kesempatan membalas pesan itu secara jelas dan menarik.[7] Sebagai contoh, jika seseorang memuji sepatu Anda, katakanlah “Oh, terima kasih! Aku mendapatkannya sebagai hadiah natal. Apa kado natal terbaik yang pernah kamu dapatkan?” Jika seseorang memuji penampilan Anda, katakanlah sesuatu seperti “Aw, terima kasih. Aku juga suka dengan senyumku. Apa hal favoritmu dari diri sendiri? Saat seseorang memuji aksi yang Anda lakukan, katakanlah “Haha, aku sebenarnya tidak merencakanannya. Apa yang kamu sukai dari acara itu?” Untuk membalas pujian mengenai pakaian Anda, katakanlah sesuatu seperti “Terim kasih! Aku menghabiskan waktu setahun untuk menemukan pakaian seperti itu. Apa pakaian terbaik yang pernah kamu beli?” Iklan 1 Ambil bagian yang tulus dari sebuah pujian dan tunjukkan bagian yang menyinggung Anda. Anda bisa mengenali pujian yang sedikit menyinggung dari caranya membandingkan sesuatu “Potongan rambutmu jauh lebih bagus daripada sebelumnya!” dan detail/informasi yang tidak perlu “Kamu tampak sehat untuk orang di usiamu”. Si pemberi pujian mungkin tidak menyadari bahwa pujiannya sedikit menyinggung Anda. Jadi, biasanya lebih mudah untuk mengatakan “terima kasih” saja tanpa memedulikannya.[8] Anggaplah pujian tersebut disampaikan dengan tulus dan katakan “Oh, terima kasih!” Tunjukkan bagian yang menyinggung Anda. Sebagai contoh, jika ia bilang “Kamu tampak lebih menawan tanpa rambut yang dicat”, katakanlah “Wah, aku pikir aku tetap cantik dengan rambut berwarna, tetapi terima kasih ya!”. Mintalah klarifikasi “Apa maksud perkataan kamu pintar untuk standar seorang wanita’ tadi?’” 1 Untuk menghadapi pujian bernada menggoda yang tidak diinginkan, biarkan orang tersebut tahu bahwa Anda tidak tertarik atau sudah punya pasangan. Anda boleh mengucapkan “terima kasih” atas pujiannya, tetapi pastikan Anda tetap bersikap sopan dan tegas untuk memberi batasan. Sampaikan bahwa Anda sudah punya pasangan untuk memperjelas bahwa Anda tidak tertarik menjalin hubungan romatis.[9] Lain kali, saat Anda mendapat pujian yang tidak diinginkan dari penampilan Anda atau pesan bernada genit, cobalah beberapa kalimat berikut ini “Terima kasih! Pacarku juga bilang aku tampan.” “Wow, manis sekali. Sayangnya, aku sedang tidak mencari pasangan saat ini.” “Terima kasih! Aku senang kita berteman.” “Aku tersanjung, tetapi aku sudah punya pacar” atau “Aku tersanjung, tetapi aku tidak tertarik.” Iklan 1 Saat Anda mendapat pujian yang tidak senonoh, jangan merespons atau beri tahu bahwa Anda merasa tidak nyaman dengan ucapannya. Jika Anda menerima pesan dari orang asing, cukup abaikan atau blok kontaknya. Apabila pesan itu datang dari teman atau kenalan Anda, pilihlah untuk mengabaikan atau memberitahu batasan yang jelas.[10] “Sejujurnya, ucapanmu tadi membuatku tidak nyaman. Tolong jangan mengatakannya lagi.” “Hei, aku tidak suka itu. Jangan mengirimkan pesan seperti itu kepadaku.” “Aku tidak senang dengan perkataanmu. Tolong jangan menghubungiku lagi.” Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Pujianmemang menjadi hal yang sering didengar. Entah itu pujian yang ditujukan untuk orang lain maupun pujian yang ditujukan bagi diri sendiri. Reaksi orang ketika mendapat pujian pun bermacam-macam. Ada yang menunjukkan ekspresi bangga dan adapula yang justru merasa risih. Sebenarnya mendapat pujian dari orang lain itu adalah hal yang wajar.

Dalam hidup, melakukan suatu kebaikan sudah sepantasnya untuk mendapatkan pujian demi pujian. Hanya saja, gak semua orang mau menerima pujian atas segala tindakannya, bahkan cenderung menolaknya itu merupakan bentuk apresiasi orang lain terhadap suatu kebaikan, sedikitnya ada lima alasan kamu sangat kesulitan untuk menerima pujian dari orang lain. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan di bawah Kamu sangat protect terhadap diri sendiri karena tidak ingin garis besar, pujian tidak hanya sebatas sanjungan dari orang lain, tapi juga bisa berupa pemanfaatan untuk membuat kamu jauh lebih mudah dimanfaatkan. Dalam hal ini, kamu sama sekali menghindari pujian demi sangat jelas, kamu ingin tetap protect terhadap diri sendiri karena tidak ingin dimanfaatkan. Mendapat pujian memang membuat hidup kamu lebih membahagiakan, namun bukan berarti akan selamanya berakhir Kamu mendefinisikan pujian sebagai bagian dari cara cepat merasa dasarnya, mendapat pujian artinya telah melakukan sesuatu yang krusial dan juga berpengaruh banyak terhadap lingkungan sekitar. Dalam hal ini, bukan tidak mungkin jika kamu merasa sudah berada di puncak tertinggi dibanding orang akhirnya, hal inilah yang membuat kamu kesulitan menerima pujian demi pujian. Kamu takut berhenti untuk berkembang karena kamu sendiri mendefinisikan pujian sebagai bagian dari cara cepat merasa puas. Baca Juga 5 Manfaat Saling Memberikan Pujian ke Pasangan, Gak Perlu Sungkan! 3. Pernah mengalami hal buruk karena terlalu mengedepankan pujian dari orang lain garis besar, kita tidak akan pernah tahu niat atau tujuan mereka dalam memberikan pujian demi pujian. Dalam hal ini, pujian dengan maksud yang buruk dapat meninggalkan bekas yang membuat kamu trauma dan tidak mudah menerima pujian itu akhirnya, kamu cukup kesulitan menerima pujian dari orang lain. Meski gak semua orang memiliki niatan yang gak baik dalam memberikan pujian, bukan berarti kamu bisa dengan mudah percaya lagi terhadap ucapan manis orang Merasa diri sendiri masih banyak kekurangan dibanding AureliusPada dasarnya, gak semua orang yang mendapatkan pujian merasa senang dan membahagiakan. Nyatanya, ada juga orang yang merasa dirinya sendiri masih banyak kekurangan dibanding ini menegaskan bahwa menerima banyak pujian bukanlah perkara mudah, bahkan bisa menjadi sebuah beban tersendiri yang mana dirinya masih belum pantas untuk mendapatkan pujian demi Masih terlalu dini untuk sekadar menerima pujian dari orang LachPada umumnya, pujian ditunjukkan bagi orang yang sudah melakukan sesuatu yang baik dan berpengaruh pada orang lain. Namun, kamu sendiri menolak untuk menerima pujian itu sendiri, hal ini masih terlalu dini untuk sekadar menerima pujian dari orang yang kamu lakukan masih belum seberapa dan butuh proses yang lebih panjang. Meski saat ini kamu sudah dipandang baik, bukan berarti itu cukup untuk kepuasan diri pujian merupakan bentuk apresiasi yang positif untuk diri kamu sendiri, bukan berarti kamu sudah merasa pantas untuk mendapatkannya. Baca Juga Gak Usah Canggung, Ini 7 Cara Baik Menerima Pujian dari Orang Lain IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

MenurutSardiman (2002:89), macam-macam reward adalah sebagai berikut: 1) Pemberian angka atau nilai. 2) Pemberian hadiah. 3) Pemberian pujian. 4) Pemberian penghargaan. Untuk lebih jelas Sardiman menguraikannya sebagai berikut: 1. Pemberian angka atau nilai. Angka sebagai simbol kegiatan belajar,dalam penelitian ini angka yang dimaksud berupa

Unduh PDF Unduh PDF Semua manusia menyukai penghormatan, tetapi memberi sanjungan kian mudah dikatakan daripada dilakukan. Anda harus mendapatkan nada yang tepat, kalau tidak sosok yang mengamini kata-kata baik Anda mungkin menganggapnya dengan cara yang riuk. Kuncinya? Katakan sesuatu yang secara teruji Dia percaya merupakan keabsahan, dan sampaikan pujian dalam nada suara yang tulus. Kehangatan sejati Ia tidak akan terlewatkan semacam itu saja, dan mana tahu Anda akan membuat seseorang bahagia. 1 Temukan sesuatu tentang orang itu yang bermartabat-benar Sira suka. Cukup mudah mencuil hal mula-mula nan Anda perhatikan plong diri seseorang dan memuji hal itu. Anda boleh mengatakan “Aku suka kemejamu” maupun “Rambutmu bagus” kepada semua manusia, tetapi pujian yang baik akan makin dalam. Ambil waktu sekeceng dan pikirkan apa yang sungguh Dia kagumi terbit manusia tersebut sebelum Kamu mengatakan segala apa pun. Pujian akan lebih dihargai bila jelas Beliau sungguh-bukan main dengan apa yang Anda katakan. Di sisi lain, jangan aliansi memberi seseorang pujian palsu. Misalnya, jika teman Ia masuk ke rubrik memakai sepatu bot baru yang menurut Engkau vulgar, jangan puji sepatu itu. Boleh jadi beliau akan berketentuan pada Beliau, barangkali tidak, tetapi sekiranya Sira teradat menjatah pujian yang tidak sungguh-bukan main Anda maksudkan, Anda tidak akan terhibur suci, dan akhirnya kata-introduksi Engkau tidak akan berarti banyak bagi orang tidak. 2 Puji titik kemangkakan seseorang. Sebuah pujian akan terasa bertambah eksklusif ketika jelas Anda sudah memerhatikan sesuatu yang benar-benar berarti untuk bandingan wicara Anda. Misalnya, bila ibu mertua Anda menghabiskan banyak waktu merawat tegal bunganya yang indah, Anda bisa memuji seleranya plong warna. Memuji seseorang pada apa yang mereka buat dengan dulu baik adalah kaidah pasti untuk membawa senyum ke wajahnya kerap kali. 3 Katakan sesuatu yang tidak tertumbuk pandangan jelas. Rahasia tidak ketika kepingin menjatah penghormatan tulus adalah memilih sesuatu nan tidak diperhatikan kebanyakan cucu adam, sesuatu yang menunjukkan bahwa Anda betul-betul memberi perhatian lega orang itu. Pujian plong sesuatu yang tidak terlihat jelas ialah yang akan diingat dan dihargai orang selama sisa sukma mereka. Umpama teoretis, Kamu dapat mengatakan pada adik pemudi Anda bahwa Sira memperhatikan bukan main gentur dia berusaha kerumahtanggaan pelajaran seni semester ini, dan menurut Anda ia memiliki bakat fotografi. Alias Dia bisa mengatakan puas seorang laki-laki yang Beliau taksir bahwa Anda mengagumi kebaikan nan kamu tunjukkan pada setiap turunan yang bicara padanya, bahkan pada momongan kecil. Mana tahu dia terbiasa mendapat sanjungan mengenai fisiknya yang berserat, makara pujian Ia sungguh akan menonjol. 4 Jangan puji semua hamba allah dengan cara nan persis sama. Takdirnya Dia mengatakan “Aku suka bajumu” atau sesuatu semacam itu kepada sebagian besar orang yang Anda temui, hasil kesannya yaitu orang nan Anda puji tak akan merasa terlalu istimewa. Memuji orang lain mengenai atribut substansial mereka akan lebih berguna. Bila Anda pergok diri Anda banyak menjatah penghargaan dangkal yang sama, siapa berikutnya ambil interval dan pikirkan sedikit makin lama sebelum bicara. Usahakan punya sesuatu nan salih lakukan dikatakan, atau jangan mengatakan apa lagi sewaktu-waktu. 5 Fokus pada penampilan makin daripada ciri-ciri fisik. Memang gegares menyenangkan mendapat sanjungan sebagaimana “Sira adv amat rupawan” atau “Aku suka sepatumu”, namun penghargaan terbaik adalah yang menunjuk prestasi mengagumkan seseorang atau kualitas pribadi. Memuji hamba allah lain adapun sesuatu yang mereka usahakan akan lebih berarti daripada memuji sesuatu yang bukan ada hubungannya dengan persuasi mereka, seperti warna mata. Seandainya Engkau mengejar apresiasi menyenangkan untuk diberikan puas gadis yang Anda sangkil, dia kali akan memberi tanggapan lebih baik pada “Menurutku esai Bahasa Inggrismu brilian” daripada “Bibirmu seksi” atau “Kamu memiliki dagu yang benar-bermoral bagus.” 6 Puji dengan murah hati, tetapi tidak jebah. Terserah batasan berapa banyak pujian nan ingin didengar satu orang. Menyirami seseorang dengan pujian akan membuat setiap penghargaan tampak kurang berarti. Bila Anda memuji abnormal lebih jarang, kata-kata Anda akan lebih berkemandang. Sebarkan juga pujian Anda di antara lebih dari satu orang. Bila Anda memuji orang yang sama setiap mungkin, barangkali cuma beliau merasa Anda abnormal terobsesi. Puji hanya ketika cak semau sesuatu yang menurut Anda sungguh-sungguh patut disampaikan. Jangan memuji hanya karena ingin mengatakan sesuatu atau mengepas terlihat seperti makhluk baik. Ini bukan tentang terlihat baik, doang tentang membuat seseorang merasa spesial. Iklan 1 Ekspresikan pujian Sira dengan hangat. Internal hal memuji seseorang, penyampaian yakni segalanya. Tidak cak semau satu cara sempurna untuk mengedepankan penghormatan. Yang penting merupakan terdengar sungguh-bukan main dengan apa yang Anda katakan, sehingga pujian Anda tidak akan diterima dengan cara yang salah. Karena cak semau semacam kekejian tertentu yang melibatkan sanjungan palsu, Engkau perlu memastikan bahwa manusia yang Anda puji adv pernah bahwa Anda serius. Pastikan turunan tersebut dapat mendengar Ia dengan jelas, sehingga tidak terdengar seolah Kamu menggumamkan sesuatu. Bacalah situasi dan jangan memuji seseorang seandainya itu boleh ditafsirkan andai sanjungan yang tidak safi. Misalnya, kalau p versus sebabat baru Anda ikut dengan mempekerjakan rok penuh warna menunukan, dan semua orang memandangi, mungkin Ia tidak cak hendak menarik perhatian padanya di depan banyak orang yang kelihatannya tidak menyukai rok tersebut seperti Beliau menyukainya. 2 Tersenyumlah, tetapi jangan tertawa. Membagi pujian dengan senyuman pelalah merupakan ide bagus, lamun Anda boleh menyampaikannya dengan ekspresi serius dan betapa-sungguh. Namun, bila Ia tertawa ketika memuji seseorang, dia mungkin tak tahu apakah Beliau betul-betul. Kamu bisa terlihat bercanda, yang bisa merusak efek keseluruhan. Usahakan enggak tertawa ketika memuji seseorang kecuali bila kualitas yang Anda hargai itu terserah hubungannya dengan humor individu tersebut. 3 Buat interelasi netra. Ini yakni cara mudah cak bagi menunjukkan bahwa Anda alangkah-betapa dengan segala yang Anda katakan. Membuat perantaraan mata yaitu bentuk komunikasi nonverbal yang membantu orang memahami satu sama lain dengan lebih baik. Seandainya Dia takluk atau mengaram ke arah tak, Sira akan terlihat kurang ceria daripada bila Ia membuat kontak netra ketika berbicara. 4 Perhatikan nada celaan Anda. Lakukan yang terbaik bikin mengatakan seperti yang Anda maksudkan, dan tidak dengan nada aneh yang boleh salah diterima. Apresiasi terbaik tidak menyisakan urat kayu bagi kesalahpahaman. Akseptor adv pernah bahwa Anda sungguh-bukan main, dan dia memencilkan percakapan itu dengan perasaan baik. Kedengarannya memadai sederhana, tetapi sudah biasa bakal sanjungan untuk membawa arti jadi-jadian. Sebagai paradigma Jika Anda terdengar cacat sarkastis, orang tersebut mungkin nanang Anda sedang menertawai. Suka-suka juga peluang Anda terdengar sirik pada orang yang Sira puji. Pastikan Beliau tak tertentang marah ataupun timburu. Iklan 1 Hindari pujian yang menghina. Mungkin ini adalah spesies “penghormatan” paling buruk yang ada. Pujian menghina adalah apresiasi nan terdengar habis baik awalnya, tetapi kemudian guna pernyataan yang sesungguhnya menyerang. Ini yaitu pendirian pasif-agresif bikin menyakiti perasaan seseorang. Mana tahu namun Anda memberi pujian menghina tanpa sadar. Perumpamaan contoh, Kamu kali mengatakan sesuatu seperti, “Wow, aku senang sekali rambutmu waktu ini. Apa bedanya?” Dengan mengatakan ini, Anda menyiratkan bahwa Anda tidak bersisa menyukai bulu orang itu di hari lain. Atau kelihatannya Anda mengatakan, “Ia hebat dalam bisbol, kerjakan ukuran dayang.” Menambahkan atribut di intiha sanjungan mengubahnya menjadi pencercaan. 2 Jangan keliru menganggap teriakan alias teriakan perumpamaan pujian. Meneriakkan “sanjungan” lega seseorang di kronologi sebenarnya habis menertawai. Poin dari pujian adalah membuat seseorang merasa demen, dan meneriakkan ciri-ciri badan cenderung menghasilkan sekuritas nan berlawanan. Bahkan sekiranya beberapa orang mengatakan mereka senang diteriaki begitu juga itu, belaka tidak semua orang suka – sesekali. Kalau Anda khusyuk ingin membentuk seseorang merasa demen, bahkan orang asing, jangan meneriakkan sesuatu sepintas lalu. Aturan nan sepadan berlaku dalam menjatah sanjungan plong orang luar dan individu nan Anda kenal Anda harus mencari sesuatu yang tulus kerjakan dikatakan dan menyampaikan penghormatan tersebut dengan respek. 3 Hindari komentar merendahkan. Boleh jadi Anda sudah lalu sempat apa itu, dan kelihatannya Anda lain akan pernah mengatakannya pada orang lain. Walaupun Anda betul-betul mengesir seseorang dan ingin mengajak sira kencan – sebenarnya, terutama bila Engkau ingin mengajak seseorang berkencan – jangan coba memuji episode fisik seksual. Itu kasar, dan dalam keadaan tertentu komentar spesies ini dapat ditafsirkan perumpamaan pelecehan seksual. Hanya berikan pujian yang sopan! Iklan Dibutuhkan kepahlawanan bila Kamu pemalu, belaka tidak musykil. Iklan Peringatan Jangan berbohong hanya karena Anda menyukai basyar tersebut. Bersikaplah lugu, insan boleh membaca kebohongan dengan mudah. Iklan Adapun wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak mungkin. Apakah kata sandang ini mendukung Anda? Source Posted by Namun beberapa orang bingung bagaimana cara yang baik untuk merespons pujian. Padahal, banyak cara yang bisa dilakukan seseorang untuk menanggapi kalimat pujian, seperti mengucapkan terima kasih atau mengelak. Respons mengelak bukan berarti tidak menghargai pujian yang diberikan, melainkan sebagai bentuk kerendahan diri. Jakarta - Pujian merupakan salah satu komponen kehidupan sosial yang paling luar biasa. Jika diberikan dengan benar, mereka dapat menciptakan begitu banyak energi positif sehingga membuat segala sesuatu berjalan dengan mudah. Pujian juga membantu meredakan suasana di sekitar dua orang yang sedang bertengkar. 3 Dampak Baik Saat Memberi Pujian pada Orang Lain Memberi Pujian Dapat Buat Pasangan Makin Cinta Melontarkan Pujian Positif Bantu Didik Anak Berkebutuhan Khusus Namun, perlu diperhatikan, tidak semua pujian yang keluar dari mulut seseorang memiliki tujuan yang sama. Untuk itu, dilansir dari NBC News, Psikoterapis Marcia Naomi Berger menyarankan empat cara berikut untuk memberikan pujian yang baik pada lima cara yang bisa Sahabat Fimela coba agar kondisi kejiwaanmu tidak Harus tulusMemberi tahu seseorang bahwa sepatunya cantik mungkin tampak tidak berbahaya, meskipun menurut Anda sepatu itu jelek. Tetapi sebagian besar waktu, pujian yang tulus akan berdampak lebih positif daripada pujian yang tidak tulus, kata Berger. "Begitu banyak dari apa yang kita katakan dikomunikasikan oleh nada suara dan bahasa tubuh," katanya. Dan kebanyakan dari kita memiliki indra keenam dalam hal mengendus apa yang dikatakan seseorang tidak tulus. Setiap orang memiliki kualitas yang pantas dipuji. Anda hanya perlu memerhatikan dan mengenalinya. “Perhatikan apa yang Anda sukai atau hargai dari orang tersebut,” kata Jadilah spesifikPujian yang bersifat spesifik, yang merujuk pada karakter, perilaku, atau penampilan, kata Berger akan terasa lebih tepat. Mendengar bahwa seseorang berpikir Anda pintar atau baik hati atau cantik memang menyenangkan untuk didengar, tetapi pujian itu berlaku untuk banyak orang. Menyatakan sesuatu yang spesifik menunjukkan kepada orang lain bahwa Anda tertarik dan memperhatikan. Daripada hanya memberi tahu seseorang bahwa mereka terlihat baik, beri orang itu pujian seperti “Kamu terlihat sangat tampan dengan kemeja biru yang kamu kenakan. Itu cocok dengan matamu.”3. Usahakan pujian itu membuat mereka nyamanTerkadang, ada hal-hal yang dianggap orang sebagai pujian yang sebenarnya tidak pantas untuk diucapkan sama sekali dan akhirnya membuat si penerima merasa tidak nyaman. Pujian yang baik tidak seharusnya memiliki dampak seperti itu. Namun untuk orang dengan harga diri rendah, sebenarnya ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pujian cenderung tidak diterima dengan baik, jelas Joanne Wood, Profesor Psikologi di University of Waterloo, yang meneliti topik tersebut. “Kesulitan ini tampaknya berasal dari penolakan mereka terhadap informasi yang bertentangan dengan pandangan dunia mereka — orang tampaknya sangat termotivasi untuk mempertahankan pandangan diri mereka, bahkan jika itu negatif.” Jadi, perhatikanlah kalimat Anda dalam memuji Terima pujian dengan anggunDi satu sisi, ada beberapa orang merasa tidak nyaman menerima pujian karena mereka berpikir bahwa menerima pujian sama dengan menyombongkan diri. Padahal itu tidak benar. Pujian adalah tentang berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda. Mempelajari cara menerima pujian dengan anggun sama pentingnya dengan mempelajari cara memberikannya, kata Berger. Lagi pula, menolak pujian adalah cara lain untuk memberi tahu seseorang bahwa mereka salah, atau bahwa pendapat atau perspektif mereka salah. “Ini seperti menolak menerima hadiah dari seseorang,” kata Berger. Jika ragu, ucapan "terima kasih" yang sederhana sudah cukup. Reporter Lianna LeticiaInfografis Bumi Makin Panas, Apa Solusinya?Infografis Bumi Makin Panas, Apa Solusinya? / Abdillah* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Kalausemua orang tidak bisa menjawabnya maka mereka akan mencari jawaban yang paling banyak, dengan asumsi seolah-olah siswa ini mengerti. Padahal sebenarnya tidak. Alhasil, sayapun pernah juara 1 olimpiade Astronomi ketika SMA. Padahal saingan saat itu adalah kelompok studi Astronomi (KSA). Begitulah teknik saya untuk mendapat nilai yang bagus.
JAKARTA - Di media sosial kini sedang ramai dibahas mengenai NPD alias Narcissistic Personality Disorder. Dalam pembahasan konten media sosial, banyak orang yang merasa ternyata orang-orang yang berada di sekitarnya memiliki gejala kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder NPD merupakan kondisi kesehatan mental yang di mana orang memiliki pendapat yang berlebihan tentang diri mereka sendiri. Melansir Mayo Clinic, orang dengan NPD ini membutuhkan atau mencari terlalu banyak pujian dan ingin dikagumi oleh orang lain. Orang dengan gangguan ini mungkin tidak memiliki rasa peduli dengan perasaan orang lain. Namun, di balik itu semua mereka tidak yakin akan harga diri mereka dan mudah tersulut emosi dengan kritik sekecil apa dengan gangguan ini pada umumnya akan merasa kecewa apabila mereka tidak mendapat perlakukan khusus yang mereka yakini bahwa mereka layak mendapatkannya. Hal itu yang membuat orang lain merasa tidak nyaman berada di sekitar dan tingkat keparahan seseorang yang mengalami NPD adalah gejala NPD yang meliputi1. Mementingkan diri sendiri, membutuhkan pujian, dan bersikap berlebihan2. Merasa bahwa dirinya layak untuk diperlakukan secara khusus dan istimewa 3. Berharap untuk diakui sebagai orang yang lebih unggul dibandingkan orang lain meskipun jika dirinya tidak memiliki prestasi4. Terlalu sibuk dengan fantasi mereka akan kesuksesan, kekuasaan, kecemerlangan, kecantikan, atau pasangan yang sempurna5. Menganggap bahwa dirinya lebih unggul daripada orang lain dan hanya ingin bergaul dengan orang yang berstatus tinggi6. Bersikap kritis dan meremehkan orang yang mereka anggap tidak penting7. Mengharapkan bantuan khusus dan mengharapkan orang lain melakukan apa yang mereka inginkan tanpa mempertanyakannya8. Keinginan untuk memanfaatkan orang lain untuk mencapai sesuatu yang mereka inginkan9. Kurangnya kemampuan untuk mengenali kebutuhan dan perasaan orang lain10. Iri pada orang lain dan beranggapan bahwa justru orang lain yang iri pada mereka 11. Memiliki perilaku yang sombong atau angkuh, banyak membual, dan terlihat sombong12. Bersikeras untuk mendapatkan hasil yang sempurna atau terbaik dalam segala hal Pada saat yang sama, orang dengan gangguan kepribadian narsistik akan mengalami kesulitan dalam menangani sesuatu yang mereka anggap sebagai kritik sehingga membuat mereka dapat melakukan hal, sebagai berikut1. Menjadi tidak sabar atau marah ketika mereka tidak mendapat pengakuan atau perlakuan khusus dari orang lain2. Sulit untuk berinteraksi dengan orang lain dan mudah merasa Bereaksi dengan kemarahan dan mencoba untuk meremehkan orang lain untuk membuat dirinya tampak lebih unggul4. Sulit untuk mengontrol emosi 5. Sulit untuk mengatasi stres dan beradaptasi dengan Menarik diri atau menghindari situasi di mana mereka mungkin gagal7. Merasa tertekan apabila tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan 8. Memiliki perasaan tidak aman, malu, terhina, dan takut akan kegagalanMelansir Healthline, tidak ada obat untuk mengatasi NPD. Namun, NPD masih dapat diatasi dengan melakukan pengobatan. Adapun pengobatannya dapat dilakukan dengan terapi bicara atau bicara dapat membantu seorang yang mengalaminya dengan belajar bagaimana berhubungan baik dengan orang lain sehingga hubungan tersebut menjadi lebih menyenangkan dan itu, para penderita sedikit demi sedikit bisa sembuh dengan melakukan perubahan gaya hidup. Misalnya, menghindari zat-zat yang dapat memicu perilaku bermasalah, memahami kebiasaan hidup sehat, dan melakukan teknik relaksasi untuk mengurangi stres dan kecemasan seperti dengan melakukan yoga dan meditasi. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Saatanak mendapat nilai yang baik dalam pelajaran, berikanlah pujian yang baik. Saat terjadi hal sebaliknya, jangan serta merta menyalahkan anak. Ajak anak untuk bersama-sama mengevaluasi mengapa nilainya bisa buruk. Tekankan bahwa orang tua menghargai proses belajar yang telah dilakukan anak daripada hanya melihat hasil nilainya. Peran orang
Sahabat Pena, Dalam pola asuh anak, sering kali Kita mendengar kata Reward and Punishment’, keduanya berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak. Kali ini Kita akan lebih fokus pada pembahasan pemberian reward Cara Pintar Puji Anak’ yang didalamnya merupakan strategi dalam memberi pujian pada anak. Saat anak melakukan hal-hal baik; misalnya berprestasi di sekolah, ada baiknya Kita memberi stimulus berupa reward atau penghargaan. Pemberian reward tidak harus dengan barang atau hadiah, pemberian Pujian’ juga merupakan jurus manjur untuk urusan ini. Jangan dipuji! Nanti sombong Nanti bisa jadi arogan Nanti besar kepala Nanti menyepelekan Kalimat-kalimat itulah yang sering muncul dan dikawatirkan Orangtua saat hendak memuji anak. Betul sekali, Kita memang harus berhati-hati sekali saat akan memberi pujian pada anak. Saat Kita asal memberi pujian, bisa saja akibatnya berbalik tidak sesuai dengan apa yang Kita inginkan. Kalau Kita asal memuji anak, bisa saja anak jadi malas bukan semakin rajin. Bisa juga anak akan ketergantungan terhadap pujian, selalu ingin dipuji dalam banyak hal. Kalau ini terjadi, anak akan melakukan apa saja semata-mata hanya ingin mendapat pujian, bukan untuk semakin meningkatkan prestasinya. Fatalnya, Jika pujian yang diinginkan tidak didapatkan padahal anak sudah melakukan upaya untuk mendapat pujian itu, anak bisa kecewa. Kalau sudah kecewa, banyak hal negatif bisa saja terjadi misalnya; Malas, Penyendiri, Kurang punya daya juang dll. Kalau hal ini terus terjadi berkelanjutan, anak akan menjalani hari-hari dengan berat, kurang semangat dan tidak bergairah. Pujian merupakan hal penting karena anak akan selalu mengenang pujian yang Kita berikan, menancap ke memori dan hati sanubarinya. Anak akan cenderung senang dan bercerita ke teman, keluarga atau orang lain atas pujian yang Kita beri. begitu sebaliknya, Anak juga akan menyimpan dan mengingat kekecewaan yang dialami atau didapat. Kalau sering kecewa dan memendam kekecewaan itu terlalu lama, hal ini bisa jadi bom waktu yang kapan saja bisa meledak. Ini yang harus Kita waspadai. Seorang peneliti di Amerika Serikat; Carol Dweck dengan bukunya yang berjudul Mindset The New Psychology of Success 2006, melalukan penelitian dengan memberi tugas menyelesaikan empat rangkaian puzzle kepada beberapa siswa kelas 5 di New York, Amerika Serikat. Pada tahap awal ini tingkat kesulitan puzzle yang harus diselesaikan dalam kategori sangat mudah. Dan peserta mampu menyelesaikan dengan sangat cepat. Karena telah berhasil menyelesaikan rangkaian puzzle dengan mudah, semua peserta diberikan pujian atas keberhasilannya itu tetapi pujian diberikan dengan cara yang berbeda. Group A diberikan pujian Kalian sangat hebat’ dan Group B dipuji dengan kalimat Usaha kalian luar biasa’. Di tahap berikutnya, kedua Group di berikan dua opsi; Mau merangkai puzzle yang sama mudahnya dengan sebelumnya atau puzzle yang lebih sulit dan disampaikan akan belajar hal baru jika pilihannya adalah puzzle yang lebih sulit. Hasilnya… Group A yang diklaim hebat mayoritas memilih puzzle yang sama mudahnya dengan sebelumnya, cenderung main aman dan tidak berani menanggung resiko. Sementara Group B yang dipuji atas usahanya yang luar biasa, 90% tertantang memilih puzzle yang lebih sulit untuk dirangkai. pada sesi selanjutnya, Semua group tidak bisa memilih, Group A dan Group B wajib memilih puzzle yang kategorinya lebih sulit. Dengan tidak adanya pilihan, Group A terlihat tidak siap, gugup dan kawatir tidak bisa menyelsaikan tugasnya kali ini. Sementara itu Group B terlihat semakin berupaya lebih keras dan lebih giat dalam menyelesaikan tahapan ini. Di tahapan paling akhir, Semua Group diberikan puzzle kembali seperti tahap awal; puzzle paling mudah. Hasilnya terjadi penurunan pada Group A dan ada peningkatan signifikan sebesar 30% pada Group B. Bisa disimpulkan bahwa anggota Group A merupakan anak-anak dengan tipe yang tidak bisa menerima kegagalan. Kegagalan bagi mereka ini merupakan kekawatiran bahwa mereka akan diasumsikan tidak cerdas. Group A bisa saja ter-demotivasi atas kegagalannya dan tidak bisa memberi respon baik atas kegagalannya itu, Dari penelitian diatas bisa kita tarik kesimpulan bagaimana sebaiknya kalau kita ingin memuji anak-anak kita? Sebaiknya bukan memuji HASIL yang telah dicapai, Tapi lebih memilih memuji PROSESnya bagaimana anak melakukan upaya-upayanya dalam mendapat hasil itu. Sebagai contoh saat anak meraih poin 95 pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Hindari memberi pujian seperti ini Waah anak Mama hebat dapat 95 nilai Bahasa Inggrisnya’, tapi lebih memilih pujian seperti ini Anak Mama hebat, karena rajin belajar… terus belajar yg rajin ya sayang’ Berikut ada 7 hal yang harus Kita perhatikan saat hendak memberikan pujian pada anak agar anak lebih disiplin dan memiliki karakter baik Benar-benar tulus. Contoh Terikamakasih ya sayang sudah membantu Mama menyapu lantai Pujian yang spesifik. Contoh Waaah pilihan warna sepatumu serasi ya dengan gaunnya, keren! Spontan, saat anak melakukan hal-hal baik, bisa kapan saja. Contoh Anak Mama hebat, sholatnya rajin Pujian yang tidak membanding-bandingkan. Contoh Adik pintar, harus seperti Kakak ya, Nilai Matematikanya dapat 100 Fokus pada keuntungan yang akan didapat oleh diri sendiri. Contoh Kakak hebat ya; Belajarnya rajin sekali, Kakak akan lebih siap menghadapi ujian nanti. Tanpa manipulasi. Contoh Adik baik deh, bantu Mama cuci baju ya? Pujian orientasi pada usahanya bukan pada hasil yang diperoleh. Contoh Adik hebat ya, Karena disiplin bangun pagi, jadi sekolahnya tidak telat Semoga bermanfaat, sampai berjumpa lagi di artikel berikutnya, Admin Homeschooling Pena
.
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/78
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/60
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/96
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/211
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/216
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/241
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/404
  • l6hc9bpgsp.pages.dev/140
  • berprestasi untuk mendapat pujian orang