Riya' Penghapus Amal. oleh dr. Adika Mianoki, Sp.S. 4 Juni 2013. di Akidah. Waktu Baca: 6 menit. 23. Syarat paling utama suatu amalan diterima di sisi Allah adalah ikhlas. Tanpanya, amalan seseorang akan sia-sia belaka. Syaitan tidak henti-hentinya memalingkan manusia, menjauhkan mereka dari keikhlasan.
Demikian pula misalnya, kita mau sholat dhuhur 4 roka'at. Tapi, kita kerjakan hanya 3 roka'at. Ah, gak apa-apa Allah kan Maha Pemurah, cuman kurang satu roka'at ini. Jiahh….! meski Allah Maha Pemurah, bukan berarti dalam soal ibadah kita boleh main-main seenak udel. Tetep mesti ngikutin aturan dan tahu ilmunya.
Dimana malaikat ini merupakan makhluk yang sangat dekat dengan Allah. Jadi, ketika seorang hamba naik derajatnya seperti halnya para malaikat, maka ia sesungguhnya berada dalam kedekatan dengan Allah. Demikianlah, salah satu rahasia dan hikmah dari diwajibkannya seorang mukmin untuk puasa. Selain itu, ketika Allah memerintahkan kita berpuasa
So, cara melatih ikhlas ini menurut pengalaman saya pribadi yang paling harus kita lakukan. Jangan kebanyakan mikir ikhlas atau gak, yang penting action dulu. 2. Berusaha memperbanyak amal secara sembunyi-sembunyi. Beramal baik itu harus dilakukan baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Dua-duanya sama-sama penting dalam Islam.
ROBERT C. DEVRIES Sumber: reformedworship.org Diterjemahkan oleh Margie Yang (@margieyang) Baru-baru ini saya beribadah di sebuah gereja kecil di selatan Perancis. Walaupun saya tidak paham satu pun kata dari ibadah itu (saya tidak bisa berbahasa Perancis), saya tahu sedang berada bersama keluarga Allah. Saya menulis di dalam jurnal pribadi: "Anak-anak berlarian melintasi area mimbar dengan
Ibadah bersama memfasilitasi hal itu. Kehadiran dalam gereja juga membantu menjaga terhadap kemurtadan dan kemerosotan iman. Tanpa ibadah bersama, secara rohani kita mudah menyimpang. Alasan lain bagi ibadah bersama adalah kesannya terhadap masyarakat. Jika kita rutin menghadiri gereja, ketaatan kita kepada perintah untuk mengasihi Allah tampak
Jika muncul dalam benak kita pertanyaan, "lalu, mengapa Allah memerintahkan kita untuk beribadah?". Beberapa alasan berikut mudah-mudahan semakin dapat meyakinkan kita mengapa kita harus beribadah kepada Sang Pencipta kita, Allah subhaanahu wa ta'aala;
Pada jenis pertama maka kita wajib bersyukur, dengan bersyukur Allah akan tambahkan nikmat-Nya. Adapun yang kedua maka kita wajib bersabar. Dan keduanya (bersyukur dan bersabar) merupakan amalan ibadah yang memiliki nilai pahala di sisi Allah ta'ala. Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), "Sungguh menakjubkan
"Anda bisa hidup tanpa Allah? Jutaan orang terbukti bisa." Itulah bunyi sebuah papan reklame yang baru-baru ini dipasang oleh kelompok ateis di suatu negeri. Di banyak negeri, orang-orang semakin yakin bahwa mereka bisa hidup tanpa Allah. Di pihak lain, banyak orang mengaku percaya Allah ada, tapi bertingkah laku seolah Ia tidak ada.